Pages

Jumat, 01 November 2013

Mengenal Jenis-Jenis Jerawat

Jerawat yang sudah mulai hinggap di wajah kita baiknya kita kenali dulu jenis-jenisnya agar kita dapat melakukan pengobatan yang tepat. Buat yang tidak jerawatan tidak ada salahnya ya tahu jenis jenis jerawat, biar nambah pengalaman saja siapa tau nanti ada sahabat atau keluarga kan udah tau jenis jerawat dan penangannnya ini penting lo. 

Kalau begitu kita mulai bahas satu persatu jenis jerawat ya. berikut ada beberapa yang saya dapat dari berbagai sumber.


  1. KOMEDO
    Pasti tau kan komedo, biasanya sering muncul kalau kadar minyak diwajah kita lagi tinggi atau pengaruh bakteri yang hinggap karna jarang membersihkan wajah. Komedo punya kepala biasanya berwarna hitam, ini disebabkan oleh proses pelepasan minyak yang dilakukan oleh tubuh yang terdiri dari keratin sebangsanya protein yang salah satu fungsinya sebagai materi dasar penyusun lapisan kulit manusia. Keratin juga merupakan materi dasar penyusunan rambut dan kuku. Selain Keratin ada juga sebum yang letaknya dibawah kulit nah ini berfungsi untuk mengeluarkan minyak.

    Komedo yang berwarna putih adalah kantung yang dipenuhi dengan kelenjar minyak, karna tidak terlalu dekat permukaan dengan kulit  maka tidak bisa tercampur dengan partikel-partikel lain seperti udara atau debu makanya tidak menghitam.

  2. BENJOLAN BISULBisul pasti kalau sakit, jerawat ini sering muncul pada daerah tubuh yang lembab, sering berkeringat apa lagi yang jarang mandi siap-siap deh kena bisul. Biasanya muncul didaerah bokong, ketiak, lipatan paha kebanyakan bagian kulit yang terkena dampaknya pada kulit bagian dalam, rajin-rajin ya ganti pakaian dalam apa lagi untuk yang mempunyai aktifitas yang sangat padat hmmm... biasanya Jerawat jenis ini selalu menimbulkan bekas luka. 
  3. JERAWAT RADANG Jerawat radang adalah penyakit kulit yang diikuti dengan komedo, Penimbunan nanah juga disertai dengan benjolan. Biasa terjadi pada kondisi diusia antara 18 sampai 30 tahun. Dan biasanya berlangsung cukup lama, penyebab jerawat ini banyak hal namun secara spesifik belum diketahui penyebabnya tapi ada hubungan terhadap hormon testosteron dan streroid.

    Tanda kemunculan jerawat radang ini biasanya ditandai dengan munculnya komedo berkepala hitam pada hidung, pipi leher dan lain-lain. Nah komedo tersebut yang akan berisi cairan yang akan terus mengembang-mengembang sampai akhirnya pecah dengan sendirinya atau dengan bantuan kita. Pada Jerawat Radang harus ditanggulangi dengan serius bila perlu konsultasikan dengan dokter kulit untuk antisipasinya, karna jerawat jenis ini biasa meninggalkan bekas luka yang agak dalam pada wajah kita. Yang jika dilihat seperti bekas parutan atau bercak-bercak.
Itu diantaranya jerawat yang umum kita lihat, jadi jangan sepelekan jerawat ya ditingkat kronis jerawat bisa sangat merusak kulit wajah kita apa lagi jerawat radang. Disamping itu masih ada jenis-jenis jerawat lain yang harus kita ketahui, karna setiap orang kan beda tuh jenis-jenis jerawatnya.

  1. Jerawat NeonatoriumJerawat Jenis Neonatorium adalah jenis jerawat yang bisa muncul disebabkan oleh rembesan minyak dikulit secara berlebihan, biasanya terjadi pada anak-anak. Jerawat Neonatorium terjadi karena adanya perpindahan hormon dari ibu kebayi
  2. Jerawat KonglobataJerawat jenis bisul yang menumpukkan nanah dan lama kelamaan akan jadi mengeras, nah efeknya pada kulit lumanyan parah.
  3. Jerawat Dada dan PunggungDari namanya pasti sudah tahu kan letaknya dimana, Jerawat jenis ini pasti didaerah dada sama punggung biasa keliahatan bintik-bintik putih, sebagian besar karna hormon testosteron dalam darah.
  4. Jerawat Berdasarkan Jenis Lesinya
    • Follicular. Jerawat ini tumbuh di bagian sisi kiri atau kanan hidung. Jika secara kasat mata tidak terlalu kelihatan, Jerawat jenis ini tumbuh dengan sat minyak yang dipenuhi dengan lemak seperti bubur kalau dipencet, saya terkena jerawat jenis ini tp blm hilang sampai sekarang :(
    • Mikrokomedo. Namanya saja mikro pasti ukurannya lebih kecil dari biasanya, jerawat ini berbentuk bintik-bintik kecil yang ada lubangnya ada juga yang tidak ada. Itu dikarnakan minyak, lemak, bakteri menumpuk pada lapisan kulit sehingga tidak bisa keluar maka timbullah jerawat ini.
    • Komedo Terbuka. Ini temannya Komedo tertutup, jerawat ini terjadi pada saat kantung terbuka sehingga minyak terkena debu,bakteri dan menghitam.
    • Papel. Terjadi ketika kantung rambut mengalami kerusakan atau pecah sehingga sel darah putih keluar dan terjadi inflamasi di lapisan dalam kulit. Papel bentuknya benjolan-benjolan lunak agak kemerah-merahan di kulit tanpa adanya kepala. Jerawat ini biasa kita sebut dengan Jerawat Batu.
    • Pustel. Pustel terjadi beberapa hari kemudian ketika sel darah putih keluar ke permukaan kulit. Pustel berbentuk benjolan merah dengan titik putih atau kuning di tengahnya yang mengandung sel darah putih.
    • Nodul. Bila folikel pecah di dasarnya maka terjadi benjolan radang yang besar yang sakit bila disentuh.
       
    • Nodus biasanya terjadi akibat rangsang peradangan oleh fragmen rambut yang berangsung lama.
       
    • Abses. Kadang beberapa papel atau pustel mengalami pengelompokan dengan membentuk abses yang berwarna kemerahan, nyeri dan cenderung mengeluarkan bahan berupa campuran darah, nanah dan sebum. Pada proses penyembuhan kelainan ini meninggalkan jaring parut yang luas.
       
    • Sinus. Sering terdapat di lekukan samping hidung, hidung, rahang dan leher. Kelainan berupa garis linier dengan ukuran panjang bisa mencapai 10 cm dan mengandung beberapa saluran sinus atau fistel yang menghubungkan sinus dengan permukaan kulit. Penyembuhan jerawat ini memakan waktu berbulan-bulan, bahkan tahun dan dapat kambuh lagi bila mengalami proses inflamasi. Sinus harus ditangani dengan pembedahan.
  5.  Jerawat Rosacea
    Ruam kemerahan ini banyak dialami usia 30 tahun ke atas. Muncul di pipi, hidung, dahi, dan dagu. Mungkin juga muncul bintikbintik jerawat, dan kulit jadi rusak. Kondisi ini harus ditangani dokter ahli kulit supaya tidak lebih parah.
  6. Jerawat Medicametosa

    Ini adalah jenis jerawat yang terjadi dikarenakan efek samping dari obat-oabtan. Ada beberapa jenis obat-obatan yang bisa menyebabkan terjadinya jerawat. Obat sejenis antibiotik dan penstabil mood juga bisa menyebabkan terjadinya jerawat.
Sekian dulu ya pembahasan jenis-jenis jerawatnya, nanti saya update lagi kalau ditemukan jerawat baru

Semoga bermanfaat ya

ayu

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar